Pesona Pantai Selatan Takkan Pernah Pudar
Sumber: Kontan
Berwisata ke Jawa Barat kurang lengkap rasanya jika belum menjamah indahnya panorama bumi Pangandaran. Objek wisata pantai ini terletak sekitar 92 km arah selatan dari Kota Ciamis.
Pangandaran memiliki dua objek pantai yang cukup menarik, yaitu pantai timur dan pantai barat. Di pantai timur, selain bisa menikmati keindahan matahari terbit, para wisatawan juga bisa melihat aktivitas para nelayan setempat.
Anda bisa melihat perahu-perahu tradisional melaut dan aktivitas jual beli ikan. Hanya saja, kawasan ini tidak cocok bagi wisatawan yang hendak bermain air atau berenang. Maklum, ombaknya cukup tinggi sehingga sangat berbahaya. Tapi, ada yang unik di pantai timur Pangandaran ini. Setiap bulan Muharam (Suro), para nelayan menggelar hajatan laut, yaitu melarung sesajen.
Berwisata di pantai timur Pangandaran juga bisa dengan mengelilingi kawasan pantai dengan menyewa banana boat. “Sekali keliling pantai, sewa satu boat Rp 250.000 untuk 5 orang,” tawar Ujang, salah satu pemilik persewaan banana boat semacam itu.
Setelah capek berkeliling, para pelancong bisa menikmati lezatnya seafood yang berjejer di pinggir pantai. Selain ikannya masih segar, harga makanan di tempat ini cukup terjangkau kantong.
Apabila sudah jenuh menikmati pantai timur, wisatawan bisa beralih ke pantai barat. Kalau di pantai timur Anda bisa menik-mati matahari terbit, di pantai barat Anda bisa mengagumi matahari terbenam. Di sini pengunjung juga leluasa bermain air, pasir dan berenang.
Keunggulan lain Pantai Pangandaran adalah daerahnya cukup landai dengan air yang jernih. Jarak antara pasang dan surut relatif lama, sehingga pengunjung dapat berenang dengan aman.
Agar memberikan kenyamanan kepada para wisatawan di kawasan pantai ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis telah menyiapkan tim penyelamat pantai. Tim ini biasa dikenal dengan sebutan baywatch.
Pada hari-hari libur, pantai ini sangat ramai dikunjungi para pelancong. Keindahan pantai barat Pangandaran semakin lengkap karena lokasinya berdekatan dengan cagar alam Pananjung.
Hamparan pasir putih dan air nan jernih membuat ikan dan biota laut terlihat jelas. Bila ingin melihat biota laut lebih dekat, wisatawan bisa menyewa goggle atau kacamata selam. Rata-rata harga sewa peralatan selam itu cukup murah, sekali pakai antara Rp 10.000 sampai Rp 15.000.
Untuk menuju pantai barat ini, wisatawan bisa menggunakan jalur darat, yaitu melewati cagar alam Pananjung. Tarif masuk ke area wisata sebesar Rp 8.000 per orang.
Oh, iya, selama ini cagar alam Pananjung sering dipakai untuk pengambilan gambar sinetron atau film mistis. Tapi, kawasan ini sesungguhnya merupakan tempat konservasi flora dan fauna.
Nurdin, seorang pemandu jalan di Cagar Alam Pananjung, bercerita, dahulu di cagar alam tersebut terdapat komunitas banteng. Sayang, sekarang sudah punah. “Kini yang tersisa tinggal sapi bali, itu pun sudah jarang terlihat lagi,” ujarnya
Wisatawan yang melewati cagar alam ini juga bisa melihat pemandangan laut yang sangat indah di sepanjang Pantai Pangandaran. Selain itu, juga dapat menikmati air terjun yang langsung mengalir ke hilir sungai di bibir pantai.
Tapi lantaran jalan menuju ke lokasi air terjun tersebut cukup sulit, tidak banyak wisatawan domestik yang singgah ke tempat tersebut.
Pilihan lain untuk menikmati pantai barat adalah dengan menggunakan perahu. Biaya sewa sebesar Rp 10.000 per orang. Satu perahu bisa mengangkut 6 orang.
Selain objek laut yang menawan, di kawasan Pantai Pangandaran ini juga terdapat beberapa objek yang cukup menarik. Misalnya, beberapa gua pertahanan yang dibangun pada masa pendudukan Jepang. Gua-gua tersebut dulu menjadi tempat persembunyian tentara Jepang ketika berhadapan dengan tentara Sekutu.
Keindahan Pantai Pangandaran tak hanya bisa dinikmati di siang hari. Pada malam hari, pengunjung bisa berjalan-jalan di kawasan ini. Selain jalanan cukup mulus, di lokasi pantai ini juga dilengkapi dengan lampu penerangan.
Harga melonjak saat musim libur
Selain Pantai Pangandaran, di Kecamatan Pangandaran juga terdapat beberapa pantai yang tidak kalah eksotik. Contohnya Pantai Batu Hiu yang terletak sekitar 14 km dari Pangandaran. Di pantai ini ada sebuah batu karang yang menyerupai ikan hiu. Makanya pantai tersebut dinamakan Pantai Batu Hiu.
Ketika berkunjung ke Pangandaran, Pantai Batu Karas juga sayang untuk dilewatkan. Selain pemandangannya indah, wisatawan bisa melakukan surfing. “Biasanya yang surfing di sini baru belajar,” ujar Kendar, pemilik salah satu persewaan alat selancar di sana.
Sayang, meski menawarkan beragam keindahan, di sepanjang Pantai Pangandaran ini hanya tersedia tujuh tempat penginapan yang layak. Makanya, ketika musim liburan tiba, rumah-rumah penduduk sering menjadi tempat menginap bagi wisatawan.
Tarif menginap di sejumlah lokasi penginapan di Pantai Pangandaran cukup variatif, antara Rp 80.000 hingga Rp 400.000 per malam. Namun, jika musim liburan, harga tersebut bisa melonjak tajam.
