<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>I Love Pangandaran</title>
	<atom:link href="http://ilovepangandaran.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ilovepangandaran.com</link>
	<description>from Sunrise to Sunset</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Aug 2010 08:22:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Danau Toba &amp; Pangandaran Jadi Pilot Project DMO</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/danau-toba-pangandaran-131.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/danau-toba-pangandaran-131.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 08:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[<strong>Sumber: <a href="http://web.bisnis.com/sektor-riil/pariwisata/1id195034.html">Bisnis Indonesia</a></strong>

Obyek wisata Danau Toba dan Pantai Pangandaran, Jawa Barat menjadi pilot project Destination Management Organization (DMO) tahun ini untuk dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan kualitas pengelolaan suatu destinasi, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.

“Tahun ini Danau Toba dan Pangandaran yang dijadikan Pilot Project, tahun depan kita pilih tujuh destinasi lainnya di berbagai daerah dan hingga 2014 total ada 15 kawasan wisata yang kita pilih sebagai project DMO,” ungkap Winarno Sudjas, Seketaris Ditjen Pengembangan Destinasi Pariwisata (PDP) Kemendiknas, hari ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://web.bisnis.com/sektor-riil/pariwisata/1id195034.html">Bisnis Indonesia</a></strong></p>
<p>Obyek wisata Danau Toba dan Pantai Pangandaran, Jawa Barat menjadi pilot project Destination Management Organization (DMO) tahun ini untuk dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan kualitas pengelolaan suatu destinasi, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.</p>
<p>“Tahun ini Danau Toba dan Pangandaran yang dijadikan Pilot Project, tahun depan kita pilih tujuh destinasi lainnya di berbagai daerah dan hingga 2014 total ada 15 kawasan wisata yang kita pilih sebagai project DMO,” ungkap Winarno Sudjas, Seketaris Ditjen Pengembangan Destinasi Pariwisata (PDP) Kemendiknas, hari ini.<br />
<span id="more-131"></span><br />
Kemenbudpar akan menerapkan kebijakan DMO di 15 kawasan wisata yakni; Pangandaran, Danau Toba, Bunaken, Tana Toraja, Mentawai-Bukittingi, Borobudur, Rinjani, Raja Ampat, Wakatobi, Tanjung Puting, Derawan, Danau Batur-Kintamani, Kota Tua Jakarta, Pulau Komodo-Kelimutu-Flores dan Bromo-Tengger-Semeru.</p>
<p>“DMO yang pada intinya adalah mengatur struktur tata kelola destinasi pariwisata yang mencakup koordinasi, perencanaan, implementasi, dan pengendalian organisasi destinasi secara inovatif dan sistemik,” tambahnya.</p>
<p>Sistem pengelolaan pariwisata terpadu ini memiliki kelengkapan sebagai sebuah sistem dengan sedikitnya lima fungsi yaitu sebagai penggerak ekonomi daerah, sebagai community marketer karena menjadi tujuan kegiatan wisata, sebagai industry coordinator yang memiliki kejelasan terhadap fokus pertumbuhan industri yang mendatangkan hasil melalui pariwisata.</p>
<p>Fungsinya bisa sebagai Information/Research yang diperlukan guna mendukung keputusan dan tindikan yang dilakukan dari setiap kegiatan dan juga sebagai pengembangan Human Resources .</p>
<p>Dipilihnya Danau Toba dan Pangandaran terlebih dahulu mengingat Danau Toba sudah menjadi destinasi sejak dulu dan dikenal masyarakat nasional dan internasional, sedangkan Pangandaran menjadi kawasan wisata yang terkena dampak tsunami 2006 dan telah mendapat bimbingan teknis dari Badan Pariwisata Dunia UNWTO</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/danau-toba-pangandaran-131.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciamis Hibahkan Ratusan Miliar Asset Kabupaten Pangandaran</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/ciamis-hibahkan-ratusan-miliar-asset-kabupaten-pangandaran-129.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/ciamis-hibahkan-ratusan-miliar-asset-kabupaten-pangandaran-129.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 09:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemerkaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah kabupaten Ciamis, Jawa Barat siap menyerahkan asset daerah miliknya untuk dihibahkan ke kabupaten baru Pangandaran, pasca proses pemekaran yang kini tengah memasuki tahap akhir.

Berdasarkan rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu, hingga medio Juni 2010 tercatat sekitar Rp 308,6 miliar aset milik pemeritah kabupaten Ciamis siap dihibahkan untuk kabupaten baru tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/06/24/brk,20100624-258064,id.html">Tempo Interaktif</a></strong></p>
<p>Pemerintah kabupaten Ciamis, Jawa Barat siap menyerahkan asset daerah miliknya untuk dihibahkan ke kabupaten baru Pangandaran, pasca proses pemekaran yang kini tengah memasuki tahap akhir.</p>
<p>Berdasarkan rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu, hingga medio Juni 2010 tercatat sekitar Rp 308,6 miliar aset milik pemeritah kabupaten Ciamis siap dihibahkan untuk kabupaten baru tersebut.<br />
<span id="more-129"></span><br />
Rinciannya terdiri dari kendaraan operasional dinas, bangunan dan perlengkapan kantor. Bahkan nilai tersebut belum termasuk jalan, irigasi dan kekayaan daerah yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah seperti PDAM dan BPR-BKPD. Sementara aset lainnya yang belum terinventarisasi akan diserahkan secara bertahap.</p>
<p>Selain aset, Pemerintah kabupaten Ciamis juga akan membantu pemberian hibah untuk penyelenggaraan pemerintahan selama dua tahun pertama masing-masing Rp 5 miliar, serta dukungan dana untuk pelaksanaan pemilu kepala daerah pertama sebesar Rp 4,5 miliar untuk satu putaran.</p>
<p>Tidak hanya dari pemkab Ciamis, Pangandaran juga akan mendapat bantuan dukungan dana dari Pemrov Jabar, ujar Wakil Bupati Ciamis Iing Syam Arifin. “Total dana yang dikucurkan mencapai Rp 27 miliar untuk penyelenggaraan pemerintahan selama dua tahun pertama.</p>
<p>Ahmad Irfan Alawi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Ciamis asal Daerah Pemilihan Pangandaran dan sekitarnya saat dimintai komentarnya, Kamis (24/6) menyambut baik rencana penyerahan asset tersebut jika Kabupaten Pangandaram ditetapkan.</p>
<p>Selain itu Irfan berharap agar kabupaten baru jangan sampai dibebani hutang yang berasal dari kabupaten sebelumnya (Kabupaten Ciamis, Red) seperti sisa utang Pasar Wisata non pokok senilai Rp 1.274.806.010,- yang saat ini sedang diajukan ke Menteri Keuangan untuk dihapuskan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, aset yang akan diserahkan nantinya disesuaikan dengan situasi dan kondisi asset saat Kabupaten Pangandaran resmi ditetapkan,&#8221; ujar Irfan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/ciamis-hibahkan-ratusan-miliar-asset-kabupaten-pangandaran-129.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciamis Tambah Bantuan untuk Calon Kabupaten Pangandaran</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/ciamis-tambah-bantuan-untuk-calon-kabupaten-pangandaran-91.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/ciamis-tambah-bantuan-untuk-calon-kabupaten-pangandaran-91.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 06:09:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemerkaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[<strong>Sumber: <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/node/115529">Pikiran Rakyat</a></strong>

Pemerintah Kabupaten Ciamis menambah dana pemilukada pertama dan penyelenggaraan pemerintahan di calon Kabupaten Pangandaran menjadi Rp 12,5 miliar. Sebelumnya dukungan dana selama dua tahun, hanya sebesar Rp 7,5 miliar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/node/115529">Pikiran Rakyat</a></strong></p>
<p>Pemerintah Kabupaten Ciamis menambah dana pemilukada pertama dan penyelenggaraan pemerintahan di calon Kabupaten Pangandaran menjadi Rp 12,5 miliar. Sebelumnya dukungan dana selama dua tahun, hanya sebesar Rp 7,5 miliar.</p>
<p>Bupati Ciamis Engkon Komara menyatakan hal itu, ketika menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi DPRD Ciamis tentang bantuan untuk calon Kabupaten Pangandaran. Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Didi Sukardi, Rabu (9/6).<br />
<span id="more-91"></span><br />
Tahun pertama sebesar Rp 7,5 miliar, terdiri dari Rp 5 miliar untuk penyelenggaraan pemerintahan, serta Rp 2,5 miliar untuk pilkada pertama kali. Sedangkan pada tahun kedua, bantuan untuk penyelenggaraan pemerintahan sebesar Rp 5 miliar. Jumlah tersebut lebih banyak Rp 2,5 miliar dari rencana sebelumnya.</p>
<p>“Bantuan untuk tahun pertama yang sebelumnya sebesar Rp 5 miliar, ditambah menjadi Rp 7,5 miliar. Jumlah dukungan dana APBD Provinsi Jawa Barat tahun pertama dan kedua tetap sebesar Rp 12,5 miliar,” katanya.</p>
<p>Berkenaan dengan permohonan penambahan dukungan dana untuk pemilu menjadi sebesar Rp 7,5 miliar, Bupati Ciamis secara tidak langsung menolaknya. Dia hanya mengungkapkan pertimbangan perhitungan pengalaman pemilu sebelumnya.</p>
<p>Jumlah hak pilih dari 10 kecamatan daerah otonom baru calon Kabupaten Pangandaran sebanyak 286.012 orang. Saat itu anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 4 miliar. “Ditambah Rp 1 miliar untuk panwaslu, jadi totalnya Rp 5 miliar. Jumlah tersebut kami anggap sudah mencukupi,” tuturnya.</p>
<p>Engkon mengatakan sejak tahun 2009 telah melakukan pendataan aset daerah milik kabupaten induk (Kabupaten Ciamis) ke daerah otonom baru Pangandaran. Untuk lebih memastikannya, saat ini kembali dilakukan pendataan ulang.</p>
<p>“Berdasarkan pengalaman di wilayah lain, masalah asset menjadi persoalan yang berlarut ketika terbentuk daerah otonom baru. Kami tidak menghendaki adanya benturan atau rebutan asset,” katanya.</p>
<p>Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran Supratman didampingi beberapa pengurus lainnya, menyatakan dukungannya atas langkah yang diambil Pemkab. Ciamis. Disebutkan sebelum diserahkan ke DPR RI ada beberapa penyempurnaan persyaratan yang harus diajukan. “Kelengkapan atau penyempurnaan tersebut harus diselesaikan paling lambat 30 Juni 2010,” tuturnya.</p>
<p>Di antara persyaratan yang dilengkapi adalah angka nominal dukungan dana untuk pilkada pertama, Persetujuan penyerahan kekayaan, dan peta lengkap wilayah daerah otonom baru. “Sekali lagi, kami menyambut positif langkah yang diambil Pemkab. Ciamis,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/ciamis-tambah-bantuan-untuk-calon-kabupaten-pangandaran-91.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Citumang, Potensi Wisata (yang terabaikan)</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/citumang-potensi-wisata-yang-terabaikan-75.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/citumang-potensi-wisata-yang-terabaikan-75.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 10:09:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah gua dengan air sejernih air mineral keluar dari mulutnya… Pangandaran bukan hanya pantai pangandaran, ada banyak tempat wisata yang bisa dijadikan alternatif liburan. Batuhiu, Batu Karas, Green Canyon, Karang Nini mungkin sudah lebih familiar disbanding tempat wisata ini. Tempat wisata ini bernama Citumang, sebuah mata air dari sebuah sungai berukuran sedang. Untuk orang lokal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah gua dengan air sejernih air mineral keluar dari mulutnya…</p>
<p>Pangandaran bukan hanya pantai pangandaran, ada banyak tempat wisata yang bisa dijadikan alternatif liburan. Batuhiu, Batu Karas, Green Canyon, Karang Nini mungkin sudah lebih familiar disbanding tempat wisata ini. Tempat wisata ini bernama Citumang, sebuah mata air dari sebuah sungai berukuran sedang.</p>
<p>Untuk orang lokal Pangandaran mungkin sudah cukup dikenal, Citumang banyak dikunjungi oleh anak-anak sekolah yang botram bersama teman-temannya jika selepas ujian atau liburan sekolah, beberapa restoran bakar ikan menjadi daya tarik tambahan mata air Citumang. Bagi orang pangandaran, Citumang juga sudah menjadi sebuah tempat liburan keluarga favorit jika menjelang puasa atau banyak kita kenal dengan nama Munggahan. Menjadi tantangan pemda setempat untuk mengenalkan Citumang kepada wisatawan-wisatawan non pangandaran ataupun mancanegara.<span id="more-75"></span><!--more--><!--more--></p>
<p>Secara administratif Citumang temasuk pada wilayah Parigi, berjarak sekitar 15 km dari pusat kota Pangandaran, dari Pangandaran ke arah barat melalui jalan raya Cijulang. Perjalanan sekitar 11 km akan sampai ke pasar Cibenda, disini belok kearah utara melalui jalan desa yang sayangnya selain sempit masih terdapat banyak jalan yang berlubang, diperlukan sekitar waktu setengah jam untuk mencapai tempat parkir, dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar setengah kilometer. Tapi tenang saja, perjalanan kaki ini tidak akan membosankan anda karena pemandangan yang indah dan diselingin dengan suara aliran sungai dan suara alam lainnya. Pengelolaan yang belum maksimal memang masih terasa, tempat parkir yang belum refresentatif, bangunan toilet yang terabaikan, penjaga karcis yang kadang ada kadang nggak ada. Sudah saatnya untuk dibenahi……<br />
Setelah berjalan kaki sekitar 15 menit dari tempat parkir maka sampailah di areal utama Citumang, akan tampak sebuah mulut gua bertinggi sekitar 5 meter dan lebar 10 meter, gua terdapat pada dinding tebing karst yang cukup tinggi dan  rimbun oleh pepohonan besar. Uniknya gua Citumang adalah adanya sebuah sungai yang mengalir dari dalam mulut gua. Untuk masuk ke dalam gua kita harus bisa berenang, tapi bagi yang tidak bisa berenang tidak perlu khawatir, di mulut gua air sungai cukup dangkal dan cukup menyenangkan sebagai tempat bermain dan berendam.<br />
Sebagai pelengkap adalah restoran-restoran baker ikan yang terdapat disekitar Citumang, sangat mak nyoss untuk melahap ikan bakar sewaktu kita kecapaian dan  kedinginan selepas berenang….</p>
<p><em>Tips berwisata ke Citumang :<br />
-	bawalah kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil, belum terdapat angkutan umum yang menuju ke objek wisata Citumang<br />
-	berkunjunglah di saat musim kemarau, curah hujan yang tinggi menyebabkan debit mata air Citumang tinggi sehingga berbahaya untuk berenang.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/citumang-potensi-wisata-yang-terabaikan-75.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembentukan Kab. Pangandaran Akan Jadi Undang-Undang</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/pembentukan-kab-pangandaran-akan-jadi-undang-undang-72.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/pembentukan-kab-pangandaran-akan-jadi-undang-undang-72.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 11:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemerkaran]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemekaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Komisi II DPR RI meyakinkan Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran bahwa soal pemekaran akan dibahas bahkan disyahkan menjadi Undang-Undang. Oleh karena itu, presidium dan masyarakat di Ciamis selatan diharapkan tetap percaya diri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&#038;id=126098">Pikiran Rakyat</a></strong></p>
<p>Komisi II DPR RI meyakinkan Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran bahwa soal pemekaran akan dibahas bahkan disyahkan menjadi Undang-Undang. Oleh karena itu, presidium dan masyarakat di Ciamis selatan diharapkan tetap percaya diri.</p>
<p>Sebagai bukti bahwa mereka serius, Komisi II mengaku sudah mengusulkan kepada Ketua komisi untuk mengagendakan kunjungan kerja ke calon daerah otonom Pangandaran. Itu juga sebagai bukti bahwa Komisi II memegang teguh komitmennya untuk mengupayakan terbentuknya Kabupaten Pangandaran.<br />
<span id="more-72"></span><br />
&#8220;Kami, presidium, menerima tekad Komisi II itu belum lama ini, dari Wakil Ketua Komisi Gaffar Patafe. Jadi kami tetap optimistis Kabupaten Pangandaran akan terbentuk, apalagi karena Pak Gaffar menyatakan akan tetap memegang komitmen,&#8221; kata Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran H. Supratman melalui anggota presidium Andis Sose, ketika dihubungi &#8220;PRLM&#8221;, Jumat (5/2).</p>
<p>Menurut Andis, beberapa waktu lalu memang sempat muncul tentang moratorium. Bahkan soal moratorium tersebut masih menjadi istilah yang kerap dikatakan pejabat di Jakarta saat menjelaskan soal pemekaran wilayah.</p>
<p>Akan tetapi, Komisi II telah meyakinkan bahwa soal moratorium tersebut tidak perlu dirisaukan. &#8220;Soal itu, kata Pak Gaffar tidak usah dirisaukan karena hanya merupakan statemen pribadi yang tidak punya landasan hukumnya,&#8221; kata Andis.</p>
<p>Hal itu, berbeda dengan pemekaran daerah. Pemekaran daerah, ada dasar hukumnya, berupa undang-undang. Apalagi soal pembentukan Kabupaten Pangandaran itu sudah disetujui DPRRI dan sudah ada Rancangan Undang-Undang (RUU)-nya. &#8220;Jadi, menurut Pak Gaffar, warga di Ciamis selatan tidak perlu khawatir,&#8221; ungkap Andis Sose lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/pembentukan-kab-pangandaran-akan-jadi-undang-undang-72.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekomendasi Pemekaran Pangandaran Sudah Turun</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/rekomendasi-pemekaran-pangandaran-sudah-turun-69.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/rekomendasi-pemekaran-pangandaran-sudah-turun-69.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 14:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemerkaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemekaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: Pikiran Rakyat Rekomendasi Gubernur Jawa Barat tentang Persetujuan Pembentukan Daerah Otonom Pangandaran sebenarnya sudah turun, bahkan sudah ada di Komisi II DPR RI. Selain Gubernur, yang juga sudah mengeluarkan rekomendasi adalah DPRD Provinsi Jawa Barat. Hal itu disampaikan Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, H. Supratman dalam keterangan persnya di Pangandaran, Selasa (26/1). Ia mengatakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&#038;id=123992">Pikiran Rakyat</a></strong></p>
<p>Rekomendasi Gubernur Jawa Barat tentang Persetujuan Pembentukan Daerah Otonom Pangandaran sebenarnya sudah turun, bahkan sudah ada di Komisi II DPR RI. Selain Gubernur, yang juga sudah mengeluarkan rekomendasi adalah DPRD Provinsi Jawa Barat.</p>
<p>Hal itu disampaikan Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, H. Supratman dalam keterangan persnya di Pangandaran, Selasa (26/1). Ia mengatakan itu berkaitan dengan pernyataan Jeje Wiradinata, politisi yang mengatasnamakan diri Penasihat Forum Pangandaran seperti dilansir harian ini, Senin (25/1).<br />
<span id="more-69"></span><br />
&#8220;Saya kaget membaca pernyataan Jeje soal rekomendasi Gubernur yang belum turun itu. Padahal, rekomendasi itu sudah turun lama, setelah diperjuangkan oleh Presidium bersama elemen masyarakat lainnya,&#8221; kata Supratman, seraya memperlihatkan rekomendasi di maksud.</p>
<p>Rekomendasi atau SK Gubernur tentang Persetujuan Pembentukan Daerah Otonom Pangandaran tersebut, kata dia, bernomor 130/Kep.150.3-otdaksm/2009 dengan ditandangani langsung Gubernur Ahmad Heryaman, sedang SK DPRD Prov Jabar bernomor 135/Kep.DPRD-19/2009 tentang Persetujuan DPRD Provinsi Jawa Barat terhadap Pemekaran Kabupaten Sukabumi dan Ciamis.</p>
<p>Menurut Supratman, selain dia, yang turut kaget adalah Kepala Biro Otda Provinsi Jawa Barat Drs. H. Daud Ahmad. Saking kagetnya, Daud sampai mengontak dirinya dan menanyakan kenapa hal itu sampai terjadi. Padahal, rekomendasi di maksud telah disampaikan Gubernur ke Mendagri dengan tembusan ke DPR RI temasuk Komisi II-nya.</p>
<p>&#8220;Kami bersama perwakilan Presidium di Jakarta, sudah mengecek apakah rekomendasi itu sudah sampai atau belum ke DPR. Kami yakin, sudah sampai sejak beberapa waktu lalu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya Jeje mengatakan bahwa rekomendasi Gubernur tentang persetujuan pembentukan daerah otonom Pangandaran itu belum sampai ke DPR RI. Jeje mengaku mendapatkan informasi itu setelah menemui Komisi II DPR bersama anggota DPRD Jabar Ijah Hadidjah, dan diterima Wakil Ketua Komisi II Bidang Otonomi Daerah Gandjar Pranowo, didampingi anggota lainnya Ari Zakaria, Irfan dan lainnya di Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/rekomendasi-pemekaran-pangandaran-sudah-turun-69.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penataan Pangandaran Dapat Dukungan Sejumlah Kalangan</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/penataan-pangandaran-dapat-dukungan-sejumlah-kalangan-67.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/penataan-pangandaran-dapat-dukungan-sejumlah-kalangan-67.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 14:17:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: Pikiran Rakyat Pernyataan Bupati Ciamis H. Engkon Komara tentang penataan kawasan wisata Pangandaran agar tidak semrawut, mendapat dukungan dari sejumlah kalangan di Pangandaran. Namun diharapkan pernyataan itu bukan pernyataan sesaat dan tanpa ada realisasinya. “Kami sebenarnya sudah lama menunggu petinggi Ciamis berbicara seperti itu. Itu artinya, Pak Bupati benar-benar memperhatikan Pangandaran bersama sejuta persoalannya,” [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&#038;id=123210">Pikiran Rakyat</a></strong></p>
<p>Pernyataan Bupati Ciamis H. Engkon Komara tentang penataan kawasan wisata Pangandaran agar tidak semrawut, mendapat dukungan dari sejumlah kalangan di Pangandaran. Namun diharapkan pernyataan itu bukan pernyataan sesaat dan tanpa ada realisasinya.</p>
<p>“Kami sebenarnya sudah lama menunggu petinggi Ciamis berbicara seperti itu. Itu artinya, Pak Bupati benar-benar memperhatikan Pangandaran bersama sejuta persoalannya,” kata Dana, seorang pedagang di Pasar Wisata Pangandaran, Jumat (22/1).<br />
<span id="more-67"></span><br />
Dia mengatakan, tanpa ada campur tangan Bupati, Pangandaran selamanya akan semrawut, dan tidak tertata. Karena itu, dia dan pedagang lainnya, mendukung penuh upaya Bupati untuk menata kawasan wisata Pangandaran tersebut. Apalagi karena Bupati, dalam pernyataannya ingin menghindarkan adanya kerugian dari pihak-pihak tertentu bila penataan sudah dilakukan.</p>
<p>Rohmat, seorang pengelola hotel menambahkan, boleh jadi, biaya untuk melakukan penataan tersebut tidak sedikit. Namun soal itu hendaknya tidak terlalu dipersoalkan karena efek dari penataan itu pun tidak sedikit nantinya. “Yang penting, bagaimana pun caranya, penataan itu harus dilakukan,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/penataan-pangandaran-dapat-dukungan-sejumlah-kalangan-67.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presidium Kab. Pangandaran Tetap Optimistis</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/presidium-kab-pangandaran-tetap-optimistis-66.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/presidium-kab-pangandaran-tetap-optimistis-66.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 12:51:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemerkaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemekaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/news/presidium-kab-pangandaran-tetap-optimistis-66.php</guid>
		<description><![CDATA[Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran tetap optimistis Kabupaten Pangandaran sebagai pecahan dari Kab. Ciamis akan berdiri sesuai harapan warga. Optimisme presidium itu antara lain didasari oleh adanya kesungguhan dari sejumlah anggota Komisi II DPR RI untuk memperjuangkan pembentukan Kabupaten Pangandaran.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&#038;id=118647">Pikiran Rakyat</a></strong></p>
<p>Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran tetap optimistis Kabupaten Pangandaran sebagai pecahan dari Kab. Ciamis akan berdiri sesuai harapan warga. Optimisme presidium itu antara lain didasari oleh adanya kesungguhan dari sejumlah anggota Komisi II DPR RI untuk memperjuangkan pembentukan Kabupaten Pangandaran.</p>
<p>&#8220;Karena itu, pernyataan sementara fihak yang menyebutkan bahwa tahapan Kab Pangandaran belum jelas nasibnya, kurang tepat,&#8221; kata Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran H. Supratman, B.Sc didampingi sejumlah anggota presidium lainnya di Desa Cikembulan Kec. Sidamulih, Ciamis selatan, Kab. Ciamis, Selasa (29/12) kemarin.<br />
<span id="more-66"></span><br />
Supratman menjelaskan, hasil dari rapat paripurna DPR RI yang dipimpin Agung Laksono (29/9/2009) yang dihadiri seluruh fraksi dan jajaran Presidium Kab. Pangandaran mengesahkan bahwa Kab. Pangandaran menjadi usul inisiatif anggota DPR RI 2004/2009. Selain itu, draf RUU Kab. Pangandaran sudah diharmonisasi Badan Legislasi DPR RI untuk dijadiakan RUU.</p>
<p>Selain Kab. Pangandaran, katanya, terdapat 10 kab/kota dan 2 propinsi di Indonesia yang usulan inisiatifnya diterima. Kabupaten/Kota tersebut adalag Kab. Buton Tengah, Buton Selatan, Konawe Kepulauan, Mauroke, Luwu Tengah, Kutai Pesisir, Muman, Malawoi, Maybrat Sau, Kepulauan Talibau, Provinsi Buton Raya, dan Provinsi Kapuas Raya.</p>
<p>Ia menambahkan, agar Kabupaten Pangandaran segera terbentuk, jajaran presidium, Jumat (25/12) lalu, menemui Wakil Ketua Komisi II DPR RI, H. A. Gaffar Patappe (Partai Demokrat). Saat ditemui, Gaffar Patappe kepada presidium mengatakan bahwa Komisi 2 DPR RI setelah reses (sekitar Januari 2010) akan turun ke Pangandaran untuk mencari bahan dilakukannya pembahasan RUU menjadi UU.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI Gaffar Patappe juga, katanya, berjanji akan secara serius memperjuangkan pemekaran wilayah kaarena dengan pemekaran akan terjadi peningkatan kesejahteraan, dan semakin banyak anggaran turun ke daerah yang akan memperkecil kesenjangan antara daerah dan pusat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/presidium-kab-pangandaran-tetap-optimistis-66.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Palabuhan Ratu-Pangandaran, Rute Potensial</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/palabuhan-ratu-pangandaran-rute-potensial-63.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/palabuhan-ratu-pangandaran-rute-potensial-63.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 11:14:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan Ratu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/news/palabuhan-ratu-pangandaran-rute-potensial-63.php</guid>
		<description><![CDATA[Pada 2010, sedikitnya ada sepuluh rute baru bus yang potensial dikembangkan di Jawa Barat (Jabar) bagian selatan, seiring dengan rencana perbaikan infrastruktur jalan raya di wilayah itu. Sementara untuk pengembangan dan perbaikan infrastruktur tahun depan, Pemerintah Jabar telah menganggarkan Rp 1 triliun dalam APBD.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&#038;id=115943">Pikiran Rakyat</a></strong></p>
<p>Pada 2010, sedikitnya ada sepuluh rute baru bus yang potensial dikembangkan di Jawa Barat (Jabar) bagian selatan, seiring dengan rencana perbaikan infrastruktur jalan raya di wilayah itu. Sementara untuk pengembangan dan perbaikan infrastruktur tahun depan, Pemerintah Jabar telah menganggarkan Rp 1 triliun dalam APBD.</p>
<p>”Saat ini di Jabar selatan baru ada satu rute existing, Pangandaran-Pameungpeuk. Sejauh ini, kondisi jalan yang jelek menjadi kendala terbesar yang kerap dikeluhkan pengusaha,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dodi Cahyadi.<br />
<span id="more-63"></span><br />
Padahal, jika kondisi jalan memadai, wilayah Jabar selatan yang membentang dari Palabuhan Ratu sampai Pangandaran, potensial untuk dikembangkan. Menurut dia, mobilitas masyarakat di wilayah itu cukup tinggi, apalagi jika fasilitasnya memadai.</p>
<p>”Perbaikan jalan ini akan membuka sejumlah rute yang menghubungkan wilayah Jabar selatan dengan sejumlah kota besar, seperti Bandung dan Jakarta. Di sisi lain, ini juga bisa menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah oversupply bus di Jawa Barat,” katanya.</p>
<p>Ketua Organda Jabar, Andriansyah, menyatakan kesiapan mereka untuk melayani rute baru di wilayah Jabar selatan jika infrastruktur memadai. Menurut dia, bukan tidak mungkin, armada yang saat ini tidak beroperasi dialihkan melayani rute baru.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama PT Primajasa Perdanarayautama Amir Mahfud mengaku, pada 2010 perusahaannya siap membuka sejumlah rute baru. Sayang, Amir enggan membuka rute mana yang sedang digodok Primajasa. ”Selama ini kami menjadi pionir dalam membuka sejumlah rute baru. Tahun depan pun kami telah menyiapkan beberapa rute baru,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/palabuhan-ratu-pangandaran-rute-potensial-63.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesona Pantai Selatan Takkan Pernah Pudar</title>
		<link>http://ilovepangandaran.com/news/pesona-pantai-selatan-takkan-pernah-pudar-61.php</link>
		<comments>http://ilovepangandaran.com/news/pesona-pantai-selatan-takkan-pernah-pudar-61.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 04:48:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilovepangandaran.com/news/pesona-pantai-selatan-takkan-pernah-pudar-61.php</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: Kontan Berwisata ke Jawa Barat kurang lengkap rasanya jika belum menjamah indahnya panorama bumi Pangandaran. Objek wisata pantai ini terletak sekitar 92 km arah selatan dari Kota Ciamis. Pangandaran memiliki dua objek pantai yang cukup menarik, yaitu pantai timur dan pantai barat. Di pantai timur, selain bisa menikmati keindahan matahari terbit, para wisatawan juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber: <a href="http://weekend.kontan.co.id/index.php/read/xml/weekend/5765/Pesona-Pantai-Selatan-Takkan-Pernah-Pudar"  alt="">Kontan</a></strong></p>
<p>Berwisata ke Jawa Barat kurang lengkap rasanya jika belum menjamah indahnya panorama bumi Pangandaran. Objek wisata pantai ini terletak sekitar 92 km arah selatan dari Kota Ciamis.</p>
<p>Pangandaran memiliki dua objek pantai yang cukup menarik, yaitu pantai timur dan pantai barat. Di pantai timur, selain bisa menikmati keindahan matahari terbit, para wisatawan juga bisa melihat aktivitas para nelayan setempat.</p>
<p>Anda bisa melihat perahu-perahu tradisional melaut dan aktivitas jual beli ikan. Hanya saja, kawasan ini tidak cocok bagi wisatawan yang hendak bermain air atau berenang. Maklum, ombaknya cukup tinggi sehingga sangat berbahaya. Tapi, ada yang unik di pantai timur Pangandaran ini. Setiap bulan Muharam (Suro), para nelayan menggelar hajatan laut, yaitu melarung sesajen.<br />
<span id="more-61"></span><br />
Berwisata di pantai timur Pangandaran juga bisa dengan mengelilingi kawasan pantai dengan menyewa banana boat. “Sekali keliling pantai, sewa satu boat Rp 250.000 untuk 5 orang,” tawar Ujang, salah satu pemilik persewaan banana boat semacam itu.</p>
<p>Setelah capek berkeliling, para pelancong bisa menikmati lezatnya seafood yang berjejer di pinggir pantai. Selain ikannya masih segar, harga makanan di tempat ini cukup terjangkau kantong.</p>
<p>Apabila sudah jenuh menikmati pantai timur, wisatawan bisa beralih ke pantai barat. Kalau di pantai timur Anda bisa menik-mati matahari terbit, di pantai barat Anda bisa mengagumi matahari terbenam. Di sini pengunjung juga leluasa bermain air, pasir dan berenang.</p>
<p>Keunggulan lain Pantai Pangandaran adalah daerahnya cukup landai dengan air yang jernih. Jarak antara pasang dan surut relatif lama, sehingga pengunjung dapat berenang dengan aman.</p>
<p>Agar memberikan kenyamanan kepada para wisatawan di kawasan pantai ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis telah menyiapkan tim penyelamat pantai. Tim ini biasa dikenal dengan sebutan baywatch.</p>
<p>Pada hari-hari libur, pantai ini sangat ramai dikunjungi para pelancong. Keindahan pantai barat Pangandaran semakin lengkap karena lokasinya berdekatan dengan cagar alam Pananjung.</p>
<p>Hamparan pasir putih dan air nan jernih membuat ikan dan biota laut terlihat jelas. Bila ingin melihat biota laut lebih dekat, wisatawan bisa menyewa goggle atau kacamata selam. Rata-rata harga sewa peralatan selam itu cukup murah, sekali pakai antara Rp 10.000 sampai Rp 15.000.</p>
<p>Untuk menuju pantai barat ini, wisatawan bisa menggunakan jalur darat, yaitu melewati cagar alam Pananjung. Tarif masuk ke area wisata sebesar Rp 8.000 per orang.</p>
<p>Oh, iya, selama ini cagar alam Pananjung sering dipakai untuk pengambilan gambar sinetron atau film mistis. Tapi, kawasan ini sesungguhnya merupakan tempat konservasi flora dan fauna.</p>
<p>Nurdin, seorang pemandu jalan di Cagar Alam Pananjung, bercerita, dahulu di cagar alam tersebut terdapat komunitas banteng. Sayang, sekarang sudah punah. “Kini yang tersisa tinggal sapi bali, itu pun sudah jarang terlihat lagi,” ujarnya</p>
<p>Wisatawan yang melewati cagar alam ini juga bisa melihat pemandangan laut yang sangat indah di sepanjang Pantai Pangandaran. Selain itu, juga dapat menikmati air terjun yang langsung mengalir ke hilir sungai di bibir pantai.</p>
<p>Tapi lantaran jalan menuju ke lokasi air terjun tersebut cukup sulit, tidak banyak wisatawan domestik yang singgah ke tempat tersebut.</p>
<p>Pilihan lain untuk menikmati pantai barat adalah dengan menggunakan perahu. Biaya sewa sebesar Rp 10.000 per orang. Satu perahu bisa mengangkut 6 orang.</p>
<p>Selain objek laut yang menawan, di kawasan Pantai Pangandaran ini juga terdapat beberapa objek yang cukup menarik. Misalnya, beberapa gua pertahanan yang dibangun pada masa pendudukan Jepang. Gua-gua tersebut dulu menjadi tempat persembunyian tentara Jepang ketika berhadapan dengan tentara Sekutu.</p>
<p>Keindahan Pantai Pangandaran tak hanya bisa dinikmati di siang hari. Pada malam hari, pengunjung bisa berjalan-jalan di kawasan ini. Selain jalanan cukup mulus, di lokasi pantai ini juga dilengkapi dengan lampu penerangan.</p>
<p>Harga melonjak saat musim libur</p>
<p>Selain Pantai Pangandaran, di Kecamatan Pangandaran juga terdapat beberapa pantai yang tidak kalah eksotik. Contohnya Pantai Batu Hiu yang terletak sekitar 14 km dari Pangandaran. Di pantai ini ada sebuah batu karang yang menyerupai ikan hiu. Makanya pantai tersebut dinamakan Pantai Batu Hiu.</p>
<p>Ketika berkunjung ke Pangandaran, Pantai Batu Karas juga sayang untuk dilewatkan. Selain pemandangannya indah, wisatawan bisa melakukan surfing. “Biasanya yang surfing di sini baru belajar,” ujar Kendar, pemilik salah satu persewaan alat selancar di sana.</p>
<p>Sayang, meski menawarkan beragam keindahan, di sepanjang Pantai Pangandaran ini hanya tersedia tujuh tempat penginapan yang layak. Makanya, ketika musim liburan tiba, rumah-rumah penduduk sering menjadi tempat menginap bagi wisatawan.</p>
<p>Tarif menginap di sejumlah lokasi penginapan di Pantai Pangandaran cukup variatif, antara Rp 80.000 hingga Rp 400.000 per malam. Namun, jika musim liburan, harga tersebut bisa melonjak tajam.   </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilovepangandaran.com/news/pesona-pantai-selatan-takkan-pernah-pudar-61.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
